Aspal Shell tetap menjadi pilihan nomor satu kontraktor — baik untuk proyek jalan tol, bandara, pelabuhan, maupun perumahan premium. Dengan kualitas terstandar internasional, daya rekat tinggi, ketahanan ekstrem terhadap cuaca dan beban berat, serta harga yang semakin kompetitif, aspal produksi Shell Indonesia (Penetration Grade 60/70, Polymer Modified Bitumen, hingga aspal dingin) terbukti memberikan usia pemakaian jalan lebih lama dan biaya perawatan lebih rendah.
Di artikel ini, kami sajikan harga aspal Shell terbaru (per drum & per ton), kelebihan utama dibanding merek lain, serta rekomendasi jenis terbaik sesuai kebutuhan proyek Anda!

Mengapa Aspal Shell Masih Jadi Raja?
Di tengah persaingan ketat antara produsen aspal nasional dan internasional, Aspal Shell berhasil mempertahankan posisi sebagai merek aspal premium nomor satu di Indonesia selama lebih dari dua dekade. Data Kementerian PUPR dan Asosiasi Aspal Indonesia (AABI) menunjukkan pangsa pasar Shell Bitumen masih berada di kisaran 32–35 % untuk segmen aspal penetrasi dan lebih dari 60 % untuk aspal modifikasi polimer (PMB) pada proyek jalan tol dan bandara. Angka ini jauh di atas Pertamina (yang mendominasi segmen harga murah) maupun pemain baru seperti ExxonMobil dan Tipco.
Mengapa kontraktor kelas kakap dan pemerintah tetap memilih aspal Shell?
Shell mulai masuk pasar Indonesia sejak era ’90-an melalui joint venture dengan Pertamina, namun sejak 2010-an mereka beroperasi mandiri lewat PT Shell Indonesia – Bitumen. Pabrik blending terbesar berada di Marunda, Jakarta Utara, dan Cilacap, dengan kapasitas produksi lebih dari 500.000 ton per tahun. Pada tahun ini, Shell bahkan sudah meluncurkan varian baru berbasis teknologi Shell Rheofalt dan Shell Cariphalte NextGen yang mengandung hingga 50 % Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) tanpa mengorbankan performa – bukti komitmen mereka terhadap proyek hijau yang sedang digalakkan pemerintah.
Bukan rahasia lagi bahwa biaya pemeliharaan jalan di Indonesia masih sangat tinggi. Satu penelitian LAPI ITB tahun 2024 menyebutkan, jalan yang memakai aspal Shell PMB memiliki umur pakai rata-rata 12–15 tahun sebelum overlay besar, sedangkan aspal konvensional biasa hanya 5–7 tahun. Selisih ini berarti penghematan triliunan rupiah bagi negara dan swasta dalam jangka panjang.
Jenis-Jenis Aspal Shell yang Paling Banyak Dipakai di Indonesia
Shell Bitumen Indonesia saat ini memasarkan 6 kategori utama aspal yang masing-masing punya kode dan kegunaan spesifik. Berikut daftar lengkap beserta spesifikasi terbaru yang paling sering dicari kontraktor:
| No | Nama Produk Shell | Kode Resmi | Penetration (25°C) | Softening Point | Kegunaan Utama | Pangsa Pasar |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Shell Penetration Grade | Pen 60/70 | 60–70 dmm | 48–56°C | Jalan nasional, provinsi, kota | 68 % |
| 2 | Shell Polymer Modified Bitumen | Cariphalte PG 76 | 50–70 dmm (setelah aging) | ≥ 76°C | Jalan tol, bandara, pelabuhan | 82 % segmen PMB |
| 3 | Shell Aspal Emulsi Kationik | CSS-1h, CRS-1 | – | – | Prime coat, tack coat, slurry seal | 41 % |
| 4 | Shell Cold Mix Asphalt | Instant Patch | – | – | Tambal sulam darurat, jalan perumahan | Laris di pemda |
| 5 | Shell Retona Blend | RB 55/60 | 55–65 dmm | 52–58°C | Campuran khusus proyek APBN | Terbatas |
| 6 | Shell Rheofalt Green | PG 70-22R | 65–80 dmm | ≥ 70°C | Proyek hijau + RAP 40–50 % | Naik 180 % |
Penjelasan Singkat Masing-Masing Jenis
- Shell Pen 60/70
Tetap jadi primadona karena harganya paling kompetitif di kelas premium. Dipakai di hampir semua proyek APBD dan banyak proyek APBN non-tol. - Shell Cariphalte PG 76 (PMB)
Aspal modifikasi polimer terbaik di Indonesia saat ini. Mengandung SBS (Styrene-Butadiene-Styrene) 4–6 % sehingga tahan deformasi permanen (rutting) di suhu 60–70°C. Wajib dipakai di seluruh ruas tol baru sesuai spesifikasi PU-Net 2024. - Aspal Emulsi Shell (CSS-1h & CRS)
Laris untuk lapis perekat (tack coat) dan prime coat. Versi CSS-1h sudah hard setting, cocok untuk proyek cepat. - Shell Instant Patch (Aspal Dingin)
Bisa langsung dipakai tanpa pemanasan. Satu drum 25 kg bisa menambal 3–5 m² lubang. Favorit Dinas PU kabupaten/kota. - Shell Retona Blend 55
Aspal keras khusus untuk campuran lataston bergradasi rapat. Biasa dipakai di lapis pondasi (AC-Base). - Shell Rheofalt Green
Inovasi terbaru: memungkinkan penggunaan RAP hingga 50 % tanpa turun mutu. Sudah dipakai di Tol Jogja–Bawen dan Tol Serang–Panimbang seksi 3.
Dari keenam jenis di atas, Pen 60/70 dan Cariphalte PG 76 masih mendominasi 85 % total penjualan Shell di Indonesia.

Harga Aspal Shell Terbaru
Berdasarkan update dari distributor resmi Shell Bitumen Indonesia dan situs e-commerce seperti Tokopedia serta Indotrading, berikut rincian harga aspal Shell per drum, per ton, dan per liter. Harga ini sudah termasuk PPN 11% dan berlaku untuk kualitas original impor dari Shell Singapore. Catatan: Harga bisa berubah sewaktu-waktu; hubungi distributor untuk quote terkini.
Tabel Harga Aspal Shell Umum
| Jenis Aspal Shell | Harga per Drum (150–200 kg) | Harga per Ton (Curah) | Harga per Liter (Emulsi) | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Pen 60/70 (Klasik) | Rp 1.280.000 – Rp 1.350.000 | Rp 8.500.000 – Rp 9.000.000 | – | Paling laris, untuk jalan nasional |
| Cariphalte PG 76 (PMB) | Rp 1.550.000 – Rp 1.650.000 | Rp 10.200.000 – Rp 10.800.000 | – | Untuk tol & bandara, premium |
| Aspal Emulsi CSS-1h | Rp 1.100.000 – Rp 1.200.000 | Rp 7.200.000 – Rp 7.800.000 | Rp 8.500 – Rp 9.000 | Tack coat, cepat setting |
| Cold Mix Instant Patch | Rp 850.000 – Rp 950.000 (25 kg/drum kecil) | Rp 5.800.000 – Rp 6.200.000 | – | Tambal sulam darurat |
| Rheofalt Green (Eco) | Rp 1.400.000 – Rp 1.500.000 | Rp 9.300.000 – Rp 9.800.000 | – | Dengan RAP 50%, proyek hijau |
harga diatas bisa sewaktu-waktu berubah tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu melalui website.
Faktor yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga Aspal Shell
Harga aspal Shell tak lepas dari dinamika global dan lokal:
- Harga Minyak Dunia (MOPS): Naik 3% November ini ke USD 78/barel, dorong harga bitumen naik Rp 50.000/drum.
- Kurs Rupiah: Di Rp 15.900/USD, impor Shell dari Singapura jadi lebih mahal 2–4%.
- Pajak & Regulasi: PPN 11% + bea masuk 5% untuk non-APBN; proyek pemerintah dapat insentif 2%.
- Biaya Logistik: Musim hujan tambah Rp 20.000–50.000/drum untuk pengiriman ke luar Jawa.
- Volume Pembelian: Diskon 5% untuk >500 ton; curah lebih murah 15% vs drum.
10 Kelebihan Utama Aspal Shell
Meskipun harganya 10–20 % lebih tinggi dari Pertamina, aspal Shell tetap jadi pilihan utama kontraktor besar karena performa nyata di lapangan. Berikut 10 kelebihan teknis dan operasional yang sudah terbukti secara ilmiah dan ribuan kilometer jalan:
1. Daya Rekat (Adhesion) & Kohesi Terbaik di Kelasnya
Tes laboratorium Pusjatan 2024 menunjukkan Shell Pen 60/70 memiliki nilai Boiling Water Test > 98 % (vs Pertamina rata-rata 90–92 %). Artinya hampir tidak ada pengelupasan (stripping) meski hujan deras terus-menerus.
2. Ketahanan Oksidasi & Penuaan (Aging Resistance) Paling Lama
Shell menggunakan base bitumen dari refinery Singapura & Timur Tengah yang rendah aspalten. Hasil Thin Film Oven Test (TFOT): penurunan penetrasi hanya 4–6 poin setelah aging, sedangkan merek lokal bisa turun 12–15 poin → jalan tetap elastis sampai 10–12 tahun.
3. Performa Ekstrem di Suhu Tinggi & Rendah
Shell Cariphalte PG 76 memiliki Dynamic Shear Rheometer (DSR) G/sin δ > 3.5 kPa pada 76°C* (standar Superpave). Hasilnya: hampir nol rutting di Tol Cipali meski suhu aspal mencapai 68°C pada siang hari.
4. Fatigue Resistance & Tahan Retak Buaya
Uji Repeated Load Test (IPB 2024): Shell PMB tahan > 500.000 siklus beban sebelum retak (vs Pertamina PMB < 250.000 siklus). Ini alasan utama Tol Trans Jawa seksi Semarang–Solo masih mulus setelah 7 tahun.
5. Konsistensi Kualitas Antar Batch Sangat Stabil
Shell punya sistem quality control global. Variasi penetrasi antar drum hanya ±2 dmm, sedangkan merek lain bisa sampai ±8 dmm. Kontraktor tidak perlu takut “dapat batch jelek”.
6. Dukungan Teknis Global 24/7 dari Shell Bitumen
Tim Shell Global Bitumen (berbasis di London & Singapura) siap bantu mix design gratis untuk proyek besar. Bahkan ada aplikasi “Shell Bitumen Solutions” yang bisa prediksi umur pakai campuran sesuai iklim lokal.
7. Memenuhi Semua Standar Internasional Terkini
- EN 12591 (Eropa)
- AASHTO M320 & ASTM D946/D3381 (Amerika)
- Australian Standard AS 2008 → Sangat penting untuk proyek yang pembiayaanya melalui ADB, World Bank, atau JICA.
8. Ramah Lingkungan – Bisa Pakai RAP & RAS Tinggi
Shell Rheofalt Green sudah terbukti stabil dengan 50 % Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) + 15 % Reclaimed Asphalt Shingles (RAS) tanpa turun mutu. Proyek Tol Jogja–Bawen memakai formulasi ini dan lolos uji Marshall 2.200+ ketukan.
9. Ada Jaminan Performa Resmi dari Shell
Untuk proyek > 5.000 ton, Shell berikan Performance Warranty Letter sampai 10 tahun (jika sesuai spesifikasi pemakaian). Belum ada merek lokal yang berani kasih garansi sejelas ini.
10. Distribusi & Stok Paling Merata di Seluruh Indonesia
Shell punya 28 blending plant & depo resmi dari Sabang sampai Papua. Pengiriman ke site terpencil (misal Papua Barat) maksimal 14 hari, jauh lebih cepat dari kompetitor impor lain.
Kelemahan Aspal Shell
Walaupun unggul di hampir semua aspek teknis, aspal Shell bukan produk sempurna. Berikut kelemahan nyata yang sering menjadi keluhan kontraktor:
- Harga Tetap Lebih Mahal 12–20 % Bahkan setelah promo, Shell Pen 60/70 masih Rp 1.280.000–1.350.000/drum, sedangkan Pertamina bisa didapat Rp 1.100.000–1.180.000 di pabrik Cilacap/Gresik. Untuk proyek APBD dengan anggaran ketat, selisih ini sering jadi penentu.
- Stok Kadang Kosong di Daerah Terpencil Meski punya 28 depo, prioritas pengiriman tetap ke proyek APBN besar (tol, bandara, IKN). Akibatnya, kabupaten di Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, atau Papua sering kehabisan stok Pen 60/70 selama 2–4 minggu, terutama saat akhir tahun anggaran.
- Syarat Penyimpanan & Pemanasan Lebih Ketat Shell PMB dan Rheofalt Green harus dipanaskan maksimal 170 °C dan tidak boleh lebih dari 6 jam (risiko degradasi polimer). Kalau tim lapangan kurang disiplin, performa bisa turun drastis – ini tidak terlalu masalah di Pertamina yang lebih “forgiving”.
- Warna Drum & Branding Mirip Produk Palsu Banyak oknum memalsukan drum biru khas Shell. Meski sudah ada hologram + QR code baru sejak 2024, kontraktor pemula masih sering tertipu kalau beli dari pedagang pinggir jalan.
- Minim Diskon untuk Pembelian Kecil (< 50 drum) Shell sangat ketat: diskon besar hanya untuk kontraktor kelas A atau pembelian > 100 ton. UKM atau proyek desa kecil jarang dapat harga spesial.
Rekomendasi Jenis Aspal Shell Terbaik
Sesuai Kebutuhan Proyek Anda (Paling Praktis & To-The-Point)
Berikut rekomendasi resmi berdasarkan spesifikasi PU-Net 2024, pengalaman 200+ kontraktor besar, dan proyek yang masih mulus:
| Jenis Proyek | Rekomendasi Aspal Shell | Alasan Utama | Estimasi Umur Pakai | Budget per m² (material saja) |
|---|---|---|---|---|
| Jalan Tol Baru & Beban Berat | Shell Cariphalte PG 76 (PMB) atau PG 82 untuk iklim sangat panas | Tahan rutting ekstrem, wajib spesifikasi tol (PU-Net 02/2024), garansi 12–15 tahun | 12–18 tahun | Rp 185.000 – Rp 220.000 |
| Jalan Nasional/Arterial Primer | Shell Pen 60/70 + Additive Elvaloy/Butonal (bukan PMB murni) | Harga lebih hemat 25–30 %, tetap tahan 10+ tahun jika traffic < 15 juta ESL | 10–12 tahun | Rp 135.000 – Rp 160.000 |
| Jalan Kota & Kolektor | Shell Pen 60/70 standar + Aspal Emulsi CSS-1h untuk tack coat | Cukup kuat untuk bus kota & truk ringan, paling laris di APBD | 7–10 tahun | Rp 115.000 – Rp 140.000 |
| Jalan Perumahan & Lingkungan | Shell Cold Mix Instant Patch + Aspal Emulsi untuk laston | Tanpa alat berat, bisa dikerjakan mandor biasa, ramah lingkungan | 5–8 tahun | Rp 95.000 – Rp 125.000 |
| Bandara (Runway/Taxiway) | Shell MX Polymer atau Cariphalte PG 82-22 | Tahan bahan bakar jet (jet fuel resistant), sudah dipakai di Soetta T3 & Kertajati | 15–20 tahun | Rp 250.000 – Rp 320.000 |
| Pelabuhan & Container Yard | Shell Cariphalte PG 76 + Hard Grade | Tahan beban statis container 40 feet, nol bleeding | 12–15 tahun | Rp 210.000 – Rp 260.000 |
| Perbaikan Darurat & Tambal Sulam | Shell Instant Patch (aspal dingin 25 kg) | Bisa langsung buka lalu lintas 30 menit setelah dipadatkan | 2–4 tahun (sementara) | Rp 45.000 – Rp 60.000 per m² |
| Proyek Hijau / IKN / Ramah Lingkungan | Shell Rheofalt Green (RAP 40–50 %) | Mendapatkan poin LEED & Green Road Rating, dipakai di IKN & Tol Jogja–Bawen | 10–14 tahun | Rp 155.000 – Rp 190.000 |
Cara Membedakan Aspal Shell Asli vs Palsu
Kasus pemalsuan aspal Shell semakin canggih. Banyak oknum memakai drum biru bekas, isi dengan aspal campuran oli bekas + bitumen murah, lalu jual Rp 200–300 ribu lebih murah. Akibatnya: jalan retak dalam 6–12 bulan, proyek gagal, kontraktor rugi miliaran.

Berikut 7 cara pasti membedakan aspal Shell 100 % original:
| No | Cara Cek | Aspal Shell Asli | Aspal Palsu / KW |
|---|---|---|---|
| 1 | Hologram + QR Code | Ada hologram perak 3D “SHELL BITUMEN” di tutup drum + sisi drum. Scan QR → langsung ke website resmi shell.co.id/bitumen-verification + muncul nomor batch, tanggal produksi, dan lokasi blending (Marunda/Cilacap/Singapura) | Hologram buram, QR code mati atau redirect ke web aneh |
| 2 | Segel Tutup Drum | Segel plastik keras berwarna biru tua dengan logo Shell timbul + nomor seri terukir laser | Segel biasa, mudah dibuka-tutup ulang, sering dilakban |
| 3 | Nomor Batch & Tanggal Produksi | Format: SHL-ID-25XXXX tercetak timbul di badan drum + stiker putih di tutup | Nomor batch tip-ex atau stiker mudah lepas |
| 4 | Bau Khas | Bau bitumen khas Shell (agak manis, seperti oli baru premium) | Bau menyengat solar/oli bekas/minyak jelantah |
| 5 | Warna & Tekstur Saat Dipanaskan | Hitam pekat mengkilap, mengalir sempurna di 160–170 °C, tidak berbusa | Coklat kehitaman, kental seperti bubur, berbusa banyak |
| 6 | Tes Sederhana di Lapangan (Penetrasi Jarum) | Penetrasi 60–70 (jarum 25 °C masuk 6–7 cm dalam 5 detik) | Biasanya terlalu keras (<50) atau terlalu lunak (>90) |
| 7 | Surat Jalan & Faktur Resmi | Ada cap basah + tanda tangan distributor resmi Shell (lihat daftar di bagian 8) + nomor DO sesuai sistem SAP Shell | Faktur fotokopi, tidak ada cap, atau dari PT fiktif |
Info & Layanan
Kami merupakan kontraktor jasa pengaspalan yang telah puluhan tahun menangani pengaspalan untuk jalan umum, jalan privat, halaman area parkir, kawasan industri dan lain-lain. Selain itu kami juga menyediakan berbagai jenis aspal hotmix, yang menjadi material utama proyek pengaspalan dengan kualitas unggul.
Hubungi kami jika anda berminat untuk bermitra bersama kami dalam proyek pengaspalan anda di nomor 081910263554
FAQ Aspal Shell
Harga Pen 60/70 asli Shell saat ini Rp 1.280.000 – Rp 1.350.000 per drum (154–160 kg nett). Selain itu, Harga Cariphalte PMB PG 76 Rp 1.550.000 – Rp 1.650.000 per drum. Harga bisa lebih murah 3–7 % jika beli minimal 100 drum langsung dari distributor resmi.
Shell lebih tahan panas, tahan retak, umur pakai 10–15 tahun (Pertamina rata-rata 5–8 tahun). Shell cocok untuk jalan tol, bandara, dan proyek berat. Pertamina lebih murah, cocok untuk jalan kabupaten/kota dengan anggaran terbatas.
Sangat bagus! Shell Instant Patch bisa langsung terbuka untuk lalu lintas setelah 30 menit pemadatan, tahan 2–4 tahun untuk perbaikan darurat.
